news general topic

Showing posts with label Berita Dalam Negeri. Show all posts
Showing posts with label Berita Dalam Negeri. Show all posts

Friday, December 10, 2010

Indoleaks - Wikileaks Indonesia

Wikileaks Indonesia - lagi rame pemberitaan di internet tentang Wikileaks yang dikenal di dunia internasional yaitu pembocor rahasia, di Indonesia kini ada Indoleaks. Tujuan dari adanya website ini, seperti tertulis dalam websitenya www.indoleaks.org, "sebagai jawaban atas kebuntuan informasi".

Hingga hari ini (10/12/2010), ada sejumlah dokumen yang sudah ditayangkan dalam laman itu antara lain dokumen berjudul “Preeliminary Report on the Factors and Causes in The Loss of Well Banjar Panji-1”. Dokumen ini dikeluarkan oleh Simon Wilson C.Eng. M.Sc. dari D.I.C Petroleum Consultant.

Selain itu, juga ada dokumen yangs empat yang sempat menghebohkan dunia telematika Indonesia beberapa tahun lalu. Sebuah perjanjian rahasia antara pemerintah RI dengan Microsoft, yang isinya antara lain menyebutkan Pemerintah RI akan membeli 35.496 salinan Microsoft Windows dan 177480 salinan Microsoft Office.

Indolekas juga berjanji akan membuka sejumlah dokumen lain, di antaranya Century dan hasil visum korban Gerakan 30 September 1965. Pengelola laman, seperti tertulis dalam portal 'dari kami', akan membuka informasi yang berpeluang menjadi bumerang bagi penguasa, politisi dan kaum jahat lainnya di Indonesia.

Friday, November 5, 2010

Hujan Abu di Bandung

Hujan Abu di Bandung - Kedahsyatan letusan gunung merapi dirasakan sebagai warga kota bandung dan hujan abu vulkanik di Bandung dipastikan berasal dari Gunung Merapi yang meletus dahsyat dinihari tadi. "Yang sekarang meletus sangat tinggi ya dari situ," kata Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi M.Hendrasto sesuai rapat penanganan bencana di Gedung Sate, Jumat (5/11).

Hujan Abu di Bandung

Hendarsto mengatakan, sudah mengontak sejumlah pengamat gunung api di Jawa. Abu Merapi itu ditemukan berada di bagian selatan Jawa Barat. Abu itu tidak ditemukan jatuh di Gunung Gede. ”Di Gunung Slamet ada, tebalnya 1 milimeter,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Deni Septiadi, peneliti BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung mengatakan, dari penjelasan letusan Gunung Merapi yang ketinggiannya mencapai 3 kilometer dari puncak gunung yang tingginya 7 kilometer itu, memungkinkan abu letusan gunung itu sampai ke Bandung. ”Sangat dimungkinkan,” katanya.

Deni menjelaskan, dinamika atmosfer yang berada di atas ketinggian 1 kilometer berbeda dengan dinamika di bawahnya. Dinamika atmosfer di bawah ketinggian 1 kiloemter itu merupakan wilayah terjadinya proses cuaca. Sementara di atasnya punya pola sirkulasi udara berbeda.

Menurutnya, jika abu letusan terlempar setinggi itu, sangat memungkinkan masuk ke pola sirkuasi udara di ketinggian di atas 1 kilometer itu. Debu gunung itu lalu mengikuti pola angin wilayah timuran menuju Bandung. Debu itu lalu jatuh mengikuti pola inversi angin yang terjadi menjelang pagi hari. ”Makanya banyak sekali pagi tadi telepon masuk yang melaporkan mobilnya ketutup abu,” kata Deni.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat Udjwalprana Sigit mengatakan, masih melihat sejauh mana terjadinya hujan abu yang melanda Jawa Barat. ”Kita akan lihat perkembangannya,” katanya.

Sedangkan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf meminta masyarakat jangan panik menghadapi debu vulkanik letuasan Merapi. “Saran saya pada warga, jangan panik, yang perlu dilakukan, hindari berlama-lama di udara terbuka, terutama untuk anak-anak,” katanya.

Thursday, November 4, 2010

Video Pesawat Meledak di Batam

Video Pesawat Meledak di Batam, seperti dilansir beritanya dari site antaranews dimana sebuah pesawat meledak di langit Batam, Kamis, sekitar pukul 9.00 WIB. Serpihan pesawat yang meledak berceceran di sekitar Simpang kara, Legenda, Kecamatan Batam Kota.

Kapolsek Batam Kota AKP Heryana membenarkan kejadian itu. "Serpihan pesawat ada di beberapa lokasi. Tapi, informasi(lain-red)yangsaya terima pesawat sudah sampai Singapura," kata dia.

Namun, ia belum memastikan jenis dan tujuan pesawat nahas tersebut.

Saksi mata Devi menuturkan sebelum serpihan pesawat berupa baling-baling dan pecahan sayap beterbangan ia mendengar bunyi letusan.

"Bunyinya sangat keras, seperti bom," kata dia. Saat ini, warga sedang mengerumuni puing-puing pesawat di Simpang Kara.


Video Pesawat Meledak di Batam

Tuesday, October 26, 2010

Tsunami Mentawai Gempa 7,2 SR

Tsunami Mentawai Gempa 7,2 SR - Bencana alam di tanah air tak kunjung berhenti, ada apa dengan negeri ini sampai musibah terus menerus terjadi sebelumnya, musibah Tsunami Mentawai dimana Gempa 7,2 SR ini memakan korban dengan Jumlah korban akibat gempa 7,2 pada Skala Richter yang mengguncang Mentawai, Sumatra Barat hingga Selasa (26/10/2010) malam tercatat 112 orang dan 502 orang dinyatakan masih hilang.

Korban Tsunami Mentawai

Kantor berita Antara menyebutkan data jumlah korban itu terungkap dalam rapat koordinasi penanggulangan gempa dan tsunami Mentawai, dipimpin Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan dihadiri Bupati Mentawai, Edison di Padang, Selasa malam.

Namun, data berbeda dikeluarkan sumber lain. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat misalnya, mencatat angka korban tewas 108 orang dan hilang 502 orang. sumber : http://nasional.inilah.com/

Foto Mbah Pudjo Juru Kunci Korban Gunung Merapi

Foto Mbah Pudjo Juru Kunci Gunung Merapi - Merapi memakan korban lagi dan seorang juru kunci Gunung Merapi, Mbah Pudjo, dirawat intensif di RSUD Sardjito, Yogyakarta. Tetangga dekat Mbah Maridjan itu terkena semburan awan panas atau Wedhus Gembel, Selasa ((26/10/2010) malam. Mbah Pudjo mengalami luka bakar hingga 75 persen.

Mbah Pudjo Juru Kunci Gunung Merapi

Mbah Pudjo sempat dirawat di RS Gracia. Namun, karena luka bakar yang parah, Mbah Pudjo langsung dirujuk ke RSUD Sardjito.

Salah satu juru kunci Gunung Merapi itu dilarikan ke Rumah Sakit usai terkena semburan awan panas saat berada di rumahnya, di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, yang berjarak hanya tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Humas RSUD Sardjito, Banu, mengatakan, pihaknya hingga saat ini baru menerima empat korban akibat meletusnya Gunung Merapi. Satu diantara korban adalah Juru Kunci Gunung Merapi tadi. Dikatakannya, pihak rumah sakit masih belum bisa memberikan kabar terakhir mengenai kondisi kesehatan keempat korban tersebut lantaran masih melakukan upaya medis terhadap mereka.

"Benar, ada empat korban yang dibawa ke tempat kami. Saat ini masih terus dilakukan upaya medis hingga belum bisa kami kabarkan kondisi terakhirnya. Yang jelas luka bakarnya lumayan parah, hingga 75 persen," ujarnya

Foto Gunung Merapi Meletus bidikan NASA

Foto Gunung Merapi Meletus bidikan NASA - Merapi meletus banyak orang menderita karena letrusan merapi ini, aktivias warga untuk mengungsi terganggu karena awan dan debu letusan merapi semakin tebal. Gunung paling aktif di dunia, Merapi, saat ini sedang menggeliat. Masyarakat  cemas menunggu, apakah ia akan meletus dan mengirimkan malapetaka berikutnya. Apalagi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVG) telah meningkatkan status Merapi menjadi Awas, terhitung sejak Senin 25 Oktober 2010.

Sejarah mencatat, sejak tahun 1548, Merapi sudah meletus sebanyak 68 kali--dengan letusan-letusan kecil terjadi tiap  2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan dahsyat pernah terjadi antara lain tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930.

Letusan besar pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Di tahun 1930, letusan Merapi menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1.370 orang.

Letusan terakhir Merapi terjadi tahun 2006 lalu. Pada 4 Juni 2006, dilaporkan bahwa aktivitas Gunung Merapi telah melampaui status 'awas'.


Kemudian pada 8 Juni 2006, Gunung Merapi pada pukul 09:03 WIB meletus dengan menyemburkan awan panas yang membuat ribuan warga di wilayah lereng panik dan melarikan diri ke tempat aman.


Fenomena letusan Merapi tak luput dari pantauan NASA. Badan Antariksa AS ini merekam kondisi Merapi melalui foto satelit. Foto pertama direkam alat Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer (ASTER) di satelit Terra milik NASA  pada 26 April 2006.


Foto Gunung Merapi Meletus

Foto itu menunjukkan awan panas muncul dari puncak Merapi, yang dikelilingi lavaigambarkan dengan warna terang atau putih buram. Sementara, awan vulkanis tampak berwarna kelabu suram yang bertiup ke arah barat daya.

Sunday, October 24, 2010

'Awas' Gunung Merapi

Gunung Merapi - Kabar terkini dari gunung merapi menjadi 'awas' seperti berita unik indonesia lansir dari situs detiknews. Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Merapi diminta bersiap dievakuasi. Status gunung Merapi kini telah dinaikkan menjadi 'awas' dari sebelumnya 'siaga'.

Gunung Merapi

"Pemerintah Kabupaten Sleman telah mendapat surat pemberitahuan peningkatan status dari siaga ke awas," kata Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu kepada detikcom, Senin (25/10/2010).

Pemberitahuan itu disampaikan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta lewat surat bernomor 2044/45/BGL.V/2010, tanggal 25 Oktober 2010 mulai pukul 06.00 WIB.

Pemerintah Kabupaten Sleman meminta agar masyarakat tidak panik dan siap untuk dievakuasi. Dia berharap agar masyarakat berdoa agar aktivitas Merapi membawa berkah.

"Sedang berjalan untuk melakukan evakuasi sudah koordinasi untuk mempersiapkan," tambahnya.

Merapi semakin meningkat aktivitasnya sejak pekan lalu. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono menegaskan arah luncuran lava pijar bakal lebih dominan menuju ke arah selatan Merapi. Pihaknya meminta warga di Kabupaten Sleman dan Klaten untuk meningkatkan kewaspadaannya.

Meski demikian, pihaknya juga belum bisa memastikan waktu munculnya lava ke permukaan. Sedang gejala-gejala adanya tekanan magma dari perut bumi ke atas sudah muncul.

Tuesday, October 19, 2010

Video Kekerasan di Papua

Video Kekerasan di Papua - Beredar video tentang kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI terhadap OPM di situs Youtube. Terkait hal itu, hingga saat ini TNI melakukan penyelidikan intensif tentang waktu, tempat, kebenaran dan keaslian video tersebut.

Demikian disampaikan Kapuspen TNI, Mayor Jenderal TNI Aslizar Tanjung melalui rilis resmi yang diterima Rakyat Merdeka Online, Selasa malam (19/10).

Identifikasi dilakukan agar informasi tentang video itu tidak menyesatkan masyarakat luas. Aslizar juga mengatakan, bila terbukti terdapat oknum TNI yang terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut, maka dipastikan pimpinan TNI akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya beredar video kekerasan yang diduga dilakukan anggota TNI. Dalam tayangan video berdurasi 1 menit dan berjudul 'Indonesian Army Attacking West Papuan Civilians in Highland Region' itu terlihat sejumlah orang yang memakai seragam TNI melakukan kekerasan pada warga Papua yang diduga OPM

sumber : http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=6987

Demo 20 Oktober 2010

Demo 20 Oktober 2010 - Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 2000 orang akan Demo pada peringatan satu tahun Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono pada 20 Oktober 2010.

"Ini estimasi kita berdasarkan pemberitahuan yang disampaikan ke kita," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar ketika ditemui diruangannya, Jakarta, Selasa (19/10/2010).

Terkait aksi massa yang akan berlangsung esok hari. Boy mengatakan beberapa kelompok organisasi masyarakat telah memberikan laporan untuk mengikuti peringatan tersebut.

"Beberapa ormas yang sudah menyampaikan petisi 28 terdiri dari beberapa elemen ada juga elemen dari organisasi buruh ada juga dari kelompok badan eksekutif mahasiswa, ini juga telah memberitahukan ke kita, ada juga unsur dari kontras dan sudah diterima," imbuhnya.

Polda Metro Jaya juga telah menetapkan titik-titik pengamanan antara lain Istana Presiden, Istana Wakil Presiden, Bundaran Hotel Indonesia, Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Gedung MPR/DPR dan Gedung KPK.

"Akan ditempatkan personil kita dan juga disentra sentra ekonomi dan obyek vital," tukasnya.

Monday, October 18, 2010

Hasil Pilkada Depok

Hasil Pilkada Depok - Postingan kali ini membahas tentang pilkada depok dimana pilkada tersebut sudah berakhir dan hasil pilkada depok tersebut sudah diketahui. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Depok telah merampungkan penghitungan pemilihan kepala daerah (pilkada). Dari empat peserta pilkada, pasangan Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Somad keluar sebagai pemenang pemillihan Walikota Depok.

Nur Mahmudi-Idris menang setelah mengumpulkan 41,02 persen suara dari seluruh warga Depok yang punya hak pilih. Pasangan ini mengalahkan pasangan Badrul Kamal (mantan Walikota Depok) dan Supriyanto (27 persen), Yuyun Wirasaputra dan Pradi Supriyatna (22, 25 persen),  dan Gagah Sumantri dan Dery Drajat (9,81 persen).

Sebetulnya, KPUD tidak ingin mengumumkan dulu hasil akhir ini karena khawatir menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. "Pengalaman pilkada di Kabupaten Bandung, KPUD dituduh main mata dengan pemenang pilkada karena mengumumkan hasil pemilu," kata penanggung jawab pemilu KPUD   Depok, Impi Khani, Senin 18 Oktober 2010.

KPUD, kata dia, meminta agar pasangan yang kalah memiliki kedewasaan berpolitik. Kalah menang dalam pemilihan umum seharusnya diterima dengan lapang dada. "Lagi pula, masyarakat sudah tahu kok siapa yang menang," kata dia.

Impi menegaskan tak ada pelanggaran yang ditemukan dalam pilkada yang berlangsung Sabtu, 16 Oktober lalu. "Tidak ada penambahan dan pengurangan suara pemilih. Petugas tidak berani karena sanksi berat," kata dia.

Wednesday, October 13, 2010

Kampanye One Day No Rice

One Day No Rice - Sepertinya pemerintah sudah tak bisa berbuat banyak meningkatkan produksi beras. Jurus pamungkasnya adalah mengajak rakyat mengurangi makan nasi. Pemerintah mengkampanyekan mengurangi konsumsi nasi masyarakat lewat kampanye satu hari tanpa nasi atau one day no rice. Di berbagai daerah gerakan ini sudah bergulir selama setahun ini seperti di Sumatera, NTT, NTB, Sulut dan Maluku Utara.

Kampanye ini seperti sebuah kepasrahan bahwa Indonesia cukup sulit memenuhi kebutuhan berasnya untuk konsumsi dalam negeri. Sehingga rencana ini ibarat pelan-pelan mengubah kebiasaan makan nasi 235 juta jiwa penduduk Indonesia. Tentu saja bukan sebuah hal yang mudah atau bisa dibilang sebuah kemustahilan.
Konsumsi beras di Tanah Air memang cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2009 konsumsi beras nasional mencapai 139 kilogram per kapita per tahun jauh lebih tinggi dibandingkan masyarakat dunia hanya 60 kilogram.

Memang, produksi padi selama tiga tahun terakhir meningkat. Namun pertumbuhan produksi rata-rata hanya mencapai 4,49%. Dengan pertumbuhan produksi itu, Indonesia mencapai surplus beras (swasembada) berturut-turut 2,367 juta ton (2008), 3,895 juta ton (2009), dan 4,322 juta ton (perkiraan 2010).
Namun yang terjadi kemudian adalah setiap tahun Badan Urusan Logistik (Bulog) harus mengimpor beras. Akhir tahun ini saja Bulog akan mengimpor 300 ribu ton lagi dari Thailand untuk memenuhi stok beras 1,5 juta ton.

Dalam setiap impor beras, alasan yang dikemukakan adalah, Indonesia tidak kekurangan beras. Impor dilakukan untuk menjaga kecukupan cadangan nasional. Sehingga menjadi alasan bagi pemerintah memilih program pengurangan konsumsi beras seperti lewat ’One Day No Rice’ ini.

“Gerakan ini bagian upaya pemerintah mensukseskan diversifikasi pangan nasional dan mengurangi ketergantungan pangan pada nasi/beras sehingga stabilitas pangan bisa tetap terjaga,” papar Kepala Pusat Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Mulyono Machmur.

Pemerintah berharap dari kampanye ini, konsumsi beras bisa dikurangi dengan makanan pokok lainnya atau pangan lainnya seperti sayuran, buah-buahan, protein hewani maupun nabati. Meski ia mengakui soal diversifikasi pangan erat kaitannya dengan tingkat pendapatan masyarakat.

“Karbohidrat tidak hanya beras, sagu tepung atau singkong alternatif banyak,” ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, kemarin mengomentari program sehari tanpa makan nasi itu.
Namun yang bakal menjadi menjadi persoalan selanjutnya, apakah ketersediaan bahan pangan lainnya sudah mencukupi. Mengingat Indonesia masih mengimpor sayuran, buah-buahan maupun nabati serta hewani yang masih harus didapat dengan harga mahal.

Sehingga yang terjadi malah biaya hidup yang dikeluarkan masyarakat bakal makin tinggi. Untuk mengalihkan konsumsi ke umbi-umbian seperti sukun, ganyong dan lain-lain tentu saja juga butuh waktu dan cukup sulit. Harus juga mengubah kebiasaan, budaya dan sugesti masyarakat yang tentu saja bukan perkara mudah.
Pengamat Ekonomi Pertanian Indef, Sugiono mengingatkan, konsumsi utama masyarakat miskin adalah beras. Menurutnya, selama ini masyarakat miskin sudah terbebani dengan harga beras yang sejak 2006 hingga 2010 ini terus mengalami kenaikan.

“Kampanye satu hari tanpa nasi ini tidak akan berpengaruh bagi masyarakat perkotaan dan menengah ke atas. Tapi berpengaruh bagi rakyat miskin. Mereka sangat peka dan bergantung dengan beras. Saya yakin ini akan sangat berdampak bagi masyarakat miskin,” imbuhnya.

Lalu akankah program ini sukses. Artinya masyarakat mengurangi makan nasi. Yang pasti warga kota besar akan bertambah ‘rakus’ mengkonsumsi makanan non beras seperti roti, kentang, mie instant hingga produk-produk hewani.

Yang artinya menimbulkan persoalan baru yakni impor gandum, tepung bahkan daging. Sementara di kawasan pedesaan, persoalan juga tak kalah pelik. Apalagi ditambah dengan masalah daya beli masyarakat yang masih sangat rendah.

Alhasil program ini hanya sebuah solusi sesaat dengan melihat faktor konsumsi dan tingginya permintaan beras sebagai biang kerok dari persoalan masih rendahnya tingkat produksi dan masalah tata niaga pertanian. Sehingga penyelesaian masalahnya dari sisi konsumsi bukan produksi

Monday, October 4, 2010

INDONESIA BOOK FAIR 2010

INDONESIA BOOK FAIR 2010 , Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) menggelar pameran buku “Indonesia Book Fair (IBF) 2010” di Istora Senayan, Jakarta, selama sepekan dari 2 – 10 Oktober 2010 sebagai upaya untuk memberikan kemudahan dalam mengakses bahan bacaan dan mengkampanyekan gerakan baca-tulis.

Pameran yang mengusung tema “Menguak Cakrawala Bumi Parahyangan” tersebut sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah Jawa Barat, dan digelar secara rutin yang kini sudah memasuki tahun ke-30.

“Kami ingin memberikan apresiasi terhadap daerah Jawa Barat yang telah melahirkan banyak sastrawan, seniman, dan budayawan besar di Indonesia, serta salah satu daerah utama yang menambahkan khasanah literatur nasional melalui cerita-cerita rakyatnya,” kata Ketua Panitia IBF 2010, Bien Pasaribu, yang dijumpai di arena pameran, Senin (4/10).

Hal yang menarik dari pameran buku ini dibanding tahun-tahun sebelumnya bisa dilihat dari tambahan stand khusus untuk 20 stand perpustakaan daerah. Selain itu, IBF 2010 juga menghadirkan stand internasional, seperti Malaysia, California, dan Perancis.

Bien mengaku IBF tahun-tahun sebelumnya tidak pernah sebesar ini. Banyak sponsor dan iklan ratusan juta gratis dan jumlah pengunjung yang lebih banyak dari sebelumnya. Sementara target awal 20.000 pengunjung perhari dan pendapatan Rp30 miliar selama pameran, diyakininya akan terpenuhi.

Meila (24), seorang pustakawan muda, yang dijumpai di antara para pengunjung mengaku rela berdesakan pada stand Gema Insani Press untuk memborong buku murah. IBF 2010 ini juga memberikan diskon kepada pembeli buku mulai 10 sampai 70%.

“Saya borong buku kali ini karena memang bukunya berkualitas dan murah serta ingin tahu banyak tentang perkembangan perpustakaan Indonesia,” katanya.

Banyak acara menarik juga ikut memeriahkan IBF 2010, seperti lndonesia Mathematics Competition kategori siswa SD, SMP dan SMA serta guru SMP dan SMA, pemutaran film ilmu pengetahuan 4 dimensi, serunya belajar menulis dengan penulis best seller, jambore perpustakaan, wisata baca dan budaya.

Selain itu, ada juga pelatihan membuat komik, pelatihan mendongeng untuk guru TK, PAUD dan pengelola taman bacaan, lomba mewarnai dan melukis, kontes menirukan suara Ipin dan Upin, serta acara menarik lainnya. Bien berharap semua acara ini bisa memeriahkan IBF 2010 dan menarik pengunjung lebih banyak lagi. (mini/toeb)

sumber : http://www.bipnewsroom.info/index.php?&newsid=66779&_link=loadnews.php

Saturday, October 2, 2010

Hari Batik Nasional 2 Oktober

Hari Batik Nasional. Batik merupakan kerajinan khas indonesia dimana setiap tgl 2 Oktober diperingati Hari batik nasional, seperti berita tentang hari batik nasional berikut ini : Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik, mengajak masyarakat memperingati hari batik nasional setiap 2 Oktober dengan minimal sehari memakai batik.

"Saya mengajak masyarakat khusus pada 2 Oktober memakai batik," kata Menteri Jero Wacik di Jakarta, Jumat (1/10).

Ia mengatakan, setahun silam pada 2 Oktober 2009 Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia.

Oleh karena sulitnya untuk mendapatkan pengakuan itu, Menteri Wacik mengajak masyarakat untuk memelihara kebiasaan memakai batik untuk mempertahankan eksistensi batik di tanah air.

"Rajin-rajinlah memakai batik, minimal setahun sekali dan kalau bisa setiap hari sebab kalau bukan kita siapa lagi," katanya.

Menurut dia, batik sebagian besar diproduksi oleh industri kecil sehingga bila semakin sering masyarakat memakai batik sama artinya menghidupkan usaha kecil menengah.

Pihaknya selalu mendorong batik agar juga selalu dipentaskan dalam berbagai acara peragaan mode (event fashion show) baik di dalam maupun di luar negeri.

Menteri menyatakan menyambut baik kebijakan banyak institusi yang mewajibkan seragam batik kepada para pegawainya.

Namun, ia mengingatkan kebijakan tersebut jangan sampai memberatkan masyarakat.

"Jangan sampai membebani, apalagi batik kan ada kelas-kelasnya dari yang murah meriah sampai yang mahal," katanya.

Saat ini sudah tiga warisan budaya khas Indonesia yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia yakni batik, keris, dan wayang.

"Dari ketiganya, saya paling merasa percaya diri dengan batik karena sudah bisa diterima oleh masyarakat kita dengan sangat baik. Sedangkan dua lainnya masih perlu sosialisasi yang lebih," katanya.

Kecelakaan Kereta Api di Petarukan, Pemalang

Kecelakaan Kereta Api terjadi di Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu, 2 Oktober 2010. Kereta Api Argo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya menabrak KA Senja Utama Jakarta-Semarang yang sedang berhenti dari belakang  sekitar pukul 03.05 Wib.

Kapolres Pemalang AKBP Drs Sofyan Nugroho kepada VIVAnews memastikan terdapat korban tewas dalam kecelakaan ini. Menurutnya kecelakaan terjadi 100 meter sebelah barat stasiun Pemalang.

"Total ada 12 orang tewas. Saat ini tujuh jenazah di antaranya dievakuasi ke RZ Azhari dan lima di RS Santa Maria. Yang luka berat ada 10 orang dan sedang dirawat," kata Sofyan.

Menurut Sofyan korban kebanyakan adalah penumpang Senja Utama di gerbong paling belakang. Korban luka parah karena terjepit dan tim penolong kesulitan mengevakuasi karena keterbatasan peralatan.

"Nanti masinisnya kita periksa," kata Sofyan.

sumber : www.vivanews.com

Wednesday, September 29, 2010

Kronologi terjadinya bentrok ampera

Kronologi terjadinya bentrok ampera, seperti kita ketahui telah terjadi bentrok ampera yang terjadi pada Rabu 29 September 2010, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar beberapa sidang di antaranya kasus kericuhan di cafe Blowfish April lalu dan sidang dakwaan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal, Komisaris Jenderal Susno Duadji.

Mulai pagi halaman Pengadilan Negeri Jakarta Selatan steril, tidak ada kendaraan yang terparkir. Kendaraan pegawai dan pengunjung di parkir di halaman kosong yang terletak di utara pengadilan.

Sekitar 200 personel disiagakan sejak pagi di pengadilan. Meski demikian tidak ada pemeriksaan ketat pengunjung yang masuk ke pengadilan.

- Sekitar pukul 10.30 WIB, Susno Duadji tiba di pengadilan. Tidak lama sidang pembacaan dakwaan dimulai. Jaksa membacakan dakwaan Susno setebal 62 halaman sekitar 1,5 jam.

- Kira-kira pukul 13.00 hakim mengetuk palu, tanda sidang usai, sidang berlanjut pekan depan.

Usai sidang Jenderal Susno langsung dibawa kembali ke Mako Brimob, tempat dia ditahan. Sidang kasus Blowfish pun yang menunggu antrean dimulai. Belum sempat sidang mulai, kericuhan terjadi.

Dua orang dari salah satu kelompok massa terlihat sudah dalam keadaan berdarah di bagian leher dan lengan. Sebuah taksi dihentikan untuk mengangkut kedua korban. Lalu lintas di depan pengadilan yang biasanya padat, bertambah padat. Sebab, kelompok massa berhamburan di jalanan.

Beberapa orang di antara mereka sudah membawa senjata tajam berjalan di sekitar pengadilan. Polisi kewalahan mengendalikan massa yang mulai beringas. Tiba-tiba saja terdengar empat sampai lima kali letusan tembakan. Massa yang merangsek ke depan kembali mundur.

Polisi segera mengalihkan lalu lintas di depan pengadilan. Kendaraan dari arah Kemang diarahkan ke kanan, sementara dari arah Cilandak putar balik.


- Sekitar pukul 14.30 polisi anti huru hara didatangkan. Mereka membuat barikade di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Polisi anti huru hara itu memisah dua kelompok yang bertikai tapi bentrokan sudah usai meski suasana masih mencekam.

Sekitar seratus meter dari pengadilan, Kopaja yang mengangkut salah satu kelompok massa dirusak oleh kelompok yang berseberangan. Tidak ada kaca yang tersisa, semua pecah. Kopaja itu
'parkir' di depan Bakmi Ampera.

Dua kelompok massa tersebut mulai bisa dikendalikan, meski suasana masih mencekam. Mereka terlihat bergerombol, sesekali menelepon dan berbicara dalam bahasa daerah.

- Sekitar pukul 15.00, salah satu kelompok massa pergi meninggalkan lokasi kejadian. Mereka pergi ke arah utara pengadilan."Ke rumah sakit," kata salah satu massa, kepada rekannya yang masih berada di jalanan Ampera. Mereka menaiki mobil pribadi.

Polri kini sudah mendata mereka yang terlibat dalam kerusuhan itu. Polri menghimbau agar mereka menyerahkan diri. Jika tidak akan diburu ke manapun mereka kabur.

Sumber : vivanews.com

Tarakan Mencekam

Tarakan Mencekam, Warga Bugis Mengungsi ke Luar Kota, Makassar - Ketegangan akibat konflik di Tarakan, Kalimantan Timur (Kaltim) belum benar-benar reda. Warga pendatang yang panik mencari aman keluar dari wilayah Tarakan.

Andi Syarifuddin (36), warga Jalan Mulawarman Lapangan, Kota Tarakan keturunan bugis kepada INILAH.COM menuturkan ia terpaksa mengungsi ke Balikpapan bersama isteri dan kakak iparnya.

Sejak pagi, ia berusaha mencari tempat yang aman, berbekal baju di badan dan uang yang tersisa ia menuju Markas Kodim (Makodim) Tarakan.

"Sebenarnya tidak ada rencana ke Balikapapan tetapi di Makodim sudah penuh, kami pun langsung menuju bandara dan mengambil tiket ke Balikpapan," tuturnya, Rabu (29/9) malam.

Ditambahkannya, pukul 12.30 WITA, ia dan 15 orang tetangganya langsung membeli tiket Lion Air menuju Balikpapan, dan sebagian lainnya menuju Makassar. Menurut Syarif, di kursi di pesawat itu seluruhnya terisi penumpang.

Ia yang rumahnya sekitar 500 meter dari rumah warga yang dibakar menuturkan, di bandara ia membeli tiket yang tersisa sejak pagi tadi. Selain ia masih banyak ratusan warga pendatang lainnya yang masih menunggu berangkat ke luar tarakan.

Ketika ditanyakan apakah ia akan kembali ke Tarakan, pengusaha properti yang isterinya sebagai penjual pakaian di pasar ini akan melihat situasi melalui media massa saja.

"Ya saya akan liat-liat kondisi dulu, ada usaha juga di sana sayang kalau ditinggal, kita juga sudah menyatu dengan penduduk asli tapi kalau masih membahayakan kami akan menetap di Balikpapan dulu," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bentrokan yang terjadi di Tarakan, Kalimantan Timur, dipicu oleh penusukan terhadap Abdurahman Syah, tokoh suku Tidung oleh lima orang tidak dikenal. Tidak terima kemudian keluarga dari Abdurahman Syah mencari para pelaku, hingga terjadi bentrokan yang menyebabkan tewasnya Abdullah yang merupakan ayah dari Abdurahman.

Situasi Kota Tarakan, Kalimantan Timur mencekam. Rabu (29/9) pagi, dua mayat tergeletak di jalan Yos Sudarso. Kondisi dua mayat tersebut dikabarkan penuh dengan luka sabetan senjata tajam. Kepala mayat terlihat hampir putus. Bercak darah menempel di jalan. (sumber: inilah.com)

Sunday, September 26, 2010

Geng Motor Bandung

Geng Motor Bandung merayakan ulang tahunnya di subang namun daam acaranya tersebut terjadi insiden disekitar jalan cihampelas bandung dan Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung, Munggu, menetapkan enam anggota geng motor menjadi tersangka terkait kasus pengrusakan warnet dan fasilitas lainnya di Jalan Cihampelas saat bentrokan dua geng motor usai merayakan ulang tahunnya di Subang, sabtu malam.

Keenam anggota geng kitu kini menjalani pemeriksaan intensif, sedang ratusan anggota lainnya sudah diipulangkan karena tak tak cukup bukti.

“Dari 682 geng motor yang diperiksakini tinggal enam geng yang masih diperiksa intensif. Mereka terindikasi kuat melakukan pengrusakan dan penganiayaan,” kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Endang Sri, saat dihubungi wartawan, Minggu petang.

Dia menyebutkan, selain mengamankan 682 berkaitan dengan kasus itu tercatat  21 anggota geng perempuan atau Srikandi geng berhasil ditangkap. Sedang sepeda motor tercatat  371 unit,” katanya.

Di sisi lain Endang mengakui, dalam operasi besar-besaran terhadap geng mnotor yang bentnrok di Jalan Cihampelas, ratusan polisi diturunkan kemudian melakukan sweeping. Hasilnya, selain ratusan geng diatngkap juga, puluhan senjata tajam berhasil disita. Bgerdasar laporan, lanjutnya, tercatat belasan martil, golok, cutter, keling, double stick, rantai, stik bisbol, dan ratusan sabuk ukuran kepala besar yang bisa dipakai untuk menganiaya orang, turut diamankan. ” Sedang motor yang disita hampir 70 persen motor mereka bodong,” tandasnya.

Diberitakan, ribuan anggota geng motor bentrok di Jalan Cihampelas Bandung, usai melakukan perayaan ulang tahunnya di Subang Kabupaten Subang, Jabar. Buntut dari bentrokan itu, sejumlah fasilitas umum di Cihampelas rusak. Ratusan polisi yang diturunkan berhasil menyikat sediktinya 200 anggota geng motor yang terlibat bentrokan.

Sunday, September 12, 2010

Arus Mudik Pantura

Arus Mudik Pantura. Arus balik Lebaran dari pantura menuju Jakarta sudah mulai terasa sejak Ahad (12/9) malam. Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi membuka kembali dua gerbang Tol Cikampek menuju Jakarta sehingga kendaraan dari pantura tidak lagi menuju gerbang Tol Kalihurip.


Namun enam gerbang masih digunakan untuk kendaraan dari Jakarta menuju pantura dan Purwakarta. Saat arus mudik kendaraan dari arah pantura menuju Jakarta tak bisa melewati dua gerbang tol ini karena digunakan untuk arus mudik. Puncak arus balik diperkirakan mulai terjadi hari ini sesuai dengan berakhirnya cuti bersama pegawai

Penusukan Jemaat Hkbp

Penusukan Jemaat Hkbp. Insiden penusukan, Asiah Lumbuan Toruan Sihombing serta penganiayaan terhadap Luspida Simanjuntak mendapat perhatian petinggi negeri ini. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan langsung mengkoordinasikan dengan pihak terkait untuk mengungkap kasus ini.

Hal ini diungkapkan Staf Ahli Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga di Jakarta,  Ahad (12/9). "Ada baiknya kita tunggu proses penyelidikan ini dituntaskan dan dari sana kita tahu semua motif yang melatarbelakangi peristiwa penusukan yang kita kecam bersama ini," kata Daniel Sparingga.

Penganiayaan terhadap jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ciketing, Bekasi, Jawa Barat, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu jemaat tengah jalan beriringan berpapasan dengan delapan pelaku yang mengendarai sepeda motor.  Pelaku langsung melakukan penusukan dan penganiayaan terhadap korban

Thursday, September 9, 2010

Info Arus Mudik 2010 - Foto Puncak Arus Mudik Lebaran

Info Arus Mudik 2010, Foto Puncak Arus Mudik Lebaran. Ratusan kendaraan antre memasuki kapal penyeberangan yang terlihat dari udara, diabadikan dari helikopter milik Palang Merah Indonesia (PMI), di atas Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (8/9). Pada H-2 ini merupakan puncak arus mudik di pelabuhan Merak yang diperkirakan mencapai 160 ribu penumpang.Foto : Antara






Popular Posts

adf.ly

trafficrevenue

amung.us